{"id":6873,"date":"2025-01-03T07:21:48","date_gmt":"2025-01-03T07:21:48","guid":{"rendered":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/?p=6873"},"modified":"2025-01-03T07:21:48","modified_gmt":"2025-01-03T07:21:48","slug":"jurus-it-hadapi-inflasi-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/2025\/01\/03\/jurus-it-hadapi-inflasi-2025\/","title":{"rendered":"Jurus IT Hadapi Inflasi 2025"},"content":{"rendered":"<p id=\"ember661\" class=\"ember-view reader-text-block__paragraph\">Data terakhir dari BPS menunjukkan angka inflasi yang lebih rendah dari masa covid.<\/p>\n<p id=\"ember662\" class=\"ember-view reader-text-block__paragraph\">BPS mencatat inflasi tahun kalender atau year to date (ytd) Desember 2024 sebesar 1,57% menjadi rekor terendah sejak dilakukannya perhitungan inflasi oleh BPS. Angka ini bahkan lebih rendah dari inflasi pada 2020 yang sebesar 1,68% saat pandemi COVID-19.<\/p>\n<p id=\"ember663\" class=\"ember-view reader-text-block__paragraph\">BPS menilai penyebab utama inflasi yang rendah ini adalah menurunnya harga pangan pokok setelah sebelumnya mengalami kenaikan yang tinggi pada 2022 dan 2023. Namun, Peneliti Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS) Tira Mutiara menilai rendahnya inflasi pada 2024 dipengaruhi oleh turunnya daya beli masyarakat.<\/p>\n<p id=\"ember664\" class=\"ember-view reader-text-block__paragraph\">Baca artikel detikfinance, &#8220;Inflasi Tembus Rekor Terendah, Daya Beli Lesu?&#8221; selengkapnya <a class=\"OuPhnhXhvqFqqqKGsGzJvJbbQzqQqoBaHlDLUuWA \" href=\"https:\/\/finance.detik.com\/berita-ekonomi-bisnis\/d-7715722\/inflasi-tembus-rekor-terendah-daya-beli-lesu.Download\" target=\"_self\" data-test-app-aware-link=\"\">https:\/\/finance.detik.com\/berita-ekonomi-bisnis\/d-7715722\/inflasi-tembus-rekor-terendah-daya-beli-lesu.Download<\/a> Apps Detikcom Sekarang <a class=\"OuPhnhXhvqFqqqKGsGzJvJbbQzqQqoBaHlDLUuWA \" href=\"https:\/\/apps.detik.com\/detik\/\" target=\"_self\" data-test-app-aware-link=\"\">https:\/\/apps.detik.com\/detik\/<\/a><\/p>\n<p id=\"ember665\" class=\"ember-view reader-text-block__paragraph\">Artinya akan ada penurunan daya beli masyarakat, dan ini juga artinya berdampak ke dunia IT Indonesia pada umumnya, terutama kelas menengah Indonesia, yang selama ini menjadi motor ekonomi Indonesia.<\/p>\n<p id=\"ember666\" class=\"ember-view reader-text-block__paragraph\">Dalam sektor IT, inflasi dapat berdampak pada biaya operasional, harga perangkat keras dan perangkat lunak, serta daya beli pelanggan. Untuk menghadapi inflasi, perusahaan di sektor IT dapat melakukan langkah-langkah berikut:<\/p>\n<h3 id=\"ember667\" class=\"ember-view reader-text-block__heading-3\">1. Optimalkan Biaya Operasional<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Adopsi Cloud Computing:<\/strong> Alihkan infrastruktur fisik ke layanan cloud untuk mengurangi biaya perangkat keras dan pemeliharaan.<\/li>\n<li><strong>Otomatisasi Proses:<\/strong> Implementasikan teknologi otomatisasi untuk mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual dan meningkatkan efisiensi.<\/li>\n<li><strong>Evaluasi Kontrak dengan Vendor:<\/strong> Negosiasi ulang kontrak dengan vendor untuk mendapatkan harga yang lebih kompetitif atau memperpanjang pembayaran.<\/li>\n<\/ul>\n<hr class=\"reader-divider-block__horizontal-rule\" \/>\n<h3 id=\"ember669\" class=\"ember-view reader-text-block__heading-3\">2. Diversifikasi Pendapatan<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Tambahkan Layanan Berbasis Langganan:<\/strong> Perkenalkan model bisnis berbasis langganan (subscription) untuk menciptakan pendapatan yang stabil.<\/li>\n<li><strong>Ekspansi ke Vertikal Baru:<\/strong> Fokus pada industri yang lebih tahan terhadap inflasi, seperti layanan kesehatan, pendidikan, atau energi.<\/li>\n<\/ul>\n<hr class=\"reader-divider-block__horizontal-rule\" \/>\n<h3 id=\"ember671\" class=\"ember-view reader-text-block__heading-3\">3. Tingkatkan Efisiensi Teknologi<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Konsolidasi Infrastruktur IT:<\/strong> Kurangi pemborosan dengan mengintegrasikan sistem yang terfragmentasi dan mengurangi redundansi.<\/li>\n<li><strong>Gunakan Open-Source:<\/strong> Beralih ke solusi open-source untuk mengurangi biaya lisensi perangkat lunak.<\/li>\n<\/ul>\n<hr class=\"reader-divider-block__horizontal-rule\" \/>\n<h3 id=\"ember673\" class=\"ember-view reader-text-block__heading-3\">4. Jaga Pelanggan dengan Strategi Harga<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Penyesuaian Harga Bertahap:<\/strong> Jika harus menaikkan harga, lakukan secara bertahap dan transparan agar pelanggan tidak merasa keberatan.<\/li>\n<li><strong>Berikan Paket Hemat:<\/strong> Tawarkan paket produk atau layanan dengan diskon untuk pelanggan setia.<\/li>\n<\/ul>\n<hr class=\"reader-divider-block__horizontal-rule\" \/>\n<h3 id=\"ember675\" class=\"ember-view reader-text-block__heading-3\">5. Inovasi dan Penawaran Baru<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Kembangkan Produk Hemat Biaya:<\/strong> Ciptakan solusi yang lebih ringan atau modular untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan anggaran terbatas.<\/li>\n<li><strong>Tawarkan Solusi Hemat Energi:<\/strong> Dengan kenaikan biaya energi, perangkat keras dan layanan hemat energi menjadi lebih menarik bagi pelanggan.<\/li>\n<\/ul>\n<hr class=\"reader-divider-block__horizontal-rule\" \/>\n<h3 id=\"ember677\" class=\"ember-view reader-text-block__heading-3\">6. Lindungi Tenaga Kerja dan Talenta<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Program Upskilling:<\/strong> Berinvestasi dalam pelatihan internal untuk meningkatkan produktivitas karyawan daripada merekrut tenaga kerja baru.<\/li>\n<li><strong>Insentif Non-Material:<\/strong> Tawarkan fleksibilitas kerja atau manfaat non-finansial untuk menjaga kepuasan karyawan tanpa menaikkan biaya gaji secara signifikan.<\/li>\n<\/ul>\n<hr class=\"reader-divider-block__horizontal-rule\" \/>\n<h3 id=\"ember679\" class=\"ember-view reader-text-block__heading-3\">7. Gunakan Data untuk Keputusan Strategis<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Analitik untuk Efisiensi:<\/strong> Gunakan analitik data untuk mengidentifikasi area pemborosan dan peluang efisiensi.<\/li>\n<li><strong>Prediksi Tren Pasar:<\/strong> Manfaatkan teknologi AI dan machine learning untuk memprediksi tren permintaan dan merespons dengan lebih baik.<\/li>\n<\/ul>\n<hr class=\"reader-divider-block__horizontal-rule\" \/>\n<h3 id=\"ember681\" class=\"ember-view reader-text-block__heading-3\">8. Strategi Pembelian dan Investasi<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Hedging Teknologi:<\/strong> Lindungi pembelian perangkat keras dengan kontrak berjangka untuk melindungi dari kenaikan harga.<\/li>\n<li><strong>Beli dalam Jumlah Besar:<\/strong> Manfaatkan skala ekonomi dengan pembelian besar-besaran untuk perangkat keras atau perangkat lunak.<\/li>\n<\/ul>\n<hr class=\"reader-divider-block__horizontal-rule\" \/>\n<h3 id=\"ember683\" class=\"ember-view reader-text-block__heading-3\">9. Komunikasi dengan Pelanggan<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Edukasi Pelanggan:<\/strong> Jelaskan bagaimana inflasi memengaruhi biaya dan bagaimana perusahaan Anda tetap berkomitmen untuk memberikan nilai terbaik.<\/li>\n<li><strong>Jaga Loyalitas Pelanggan:<\/strong> Gunakan program loyalitas untuk menjaga pelanggan tetap bertahan di ekosistem Anda.<\/li>\n<\/ul>\n<p id=\"ember686\" class=\"ember-view reader-text-block__paragraph\">Apa strategi Anda menghadapi ini ?<\/p>\n<p id=\"ember687\" class=\"ember-view reader-text-block__paragraph\">*diproduksi dengan ChatGPT v4<\/p>\n<p>Ditulis oeh Fanky Christian, Sekjen APTIKNAS<\/p>\n<p>sumber:\u00a0https:\/\/www.linkedin.com\/pulse\/jurus-dunia-atas-inflasi-fanky-christian-xdvuc<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Data terakhir dari BPS menunjukkan angka inflasi yang lebih rendah dari masa covid. BPS mencatat inflasi tahun kalender atau year to date (ytd) Desember 2024 sebesar 1,57% menjadi rekor terendah sejak dilakukannya perhitungan inflasi oleh BPS. Angka ini bahkan lebih rendah dari inflasi pada 2020 yang sebesar 1,68% saat pandemi COVID-19. BPS menilai penyebab utama inflasi yang rendah ini adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":6874,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[50],"tags":[68],"class_list":["post-6873","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-aptiknas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6873","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6873"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6873\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6875,"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6873\/revisions\/6875"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6873"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6873"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/eventcerdas.com\/utama\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6873"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}